Mengejutkan, Kalem Di Timnas, Kambuaya Justru Kena Kartu
Merah Di Persebaya
Kambuaya
kembali mendapatkan perhatian public sepakbola tanah air. sayang kali ini
dirinya trending karena aksi yang bisa dikatakan kurang terpuji. Bermain tenang
dan kalem selama gelaran AFF 2020, Kambuaya justru menunjukkan hal berbeda kala
membela bajul ijo.
Sportindo kali ini akan membahas sosok ricky kambuaya.
Sebelum lanjut ke pembahasan jangan lupa like komen dan subscribe saluran ini.
Inilah hari
dimana emosi kambuaya memuncak kala mendapatkan provokasi dari wahyu sebo.
Dalam lanjutan BRI liga 1, terjadi duel seru antara Persebaya Surabaya kontra
Bayangkara FC. Dalam laga yang terlaksana di Stadion I Gusti Ngurah Rai,
Denpasar, Bali, Selasa (18/1/2022) ini sejatinya Persebaya Surabaya bisa unggul
terlebih dahulu.
Sayang
tensi pertandingan yang cukup tinggi membuat para pemain mulai bermain keras.
Kambuaya kali ini menjadi peran antagonisnya. Baru bermain 18 menit, Kambuaya
mendapatkan kartu kuning pertamanya, lantaran melanggar Dendi Sulistyawan
dengan keras.
Persebaya
sebenarnya mampu unggul lebih dulu. Tepatnya pada menit ke-45+2, gol Taisei
Marukawa membuat Persebaya menutup babak pertama dengan skor 1-0.
Akan tetapi
dua gol dari Melvin Platje (71') dan Ezechiel Ndouassel (86') membuat
Bhayangkara FC berbalik unggul atas Persebaya.
Skor 2-1
untuk Bhayangkara FC bertahan hingga pertandingan berakhir.
Rasa
frustrasi para pemain Persebaya tidak dapat ditutupi usai N'Douassel mencetak
gol pada pengujung pertandingan.
Dua menit
usai Bhayangkara FC berbalik unggul, wasit Sigit Budiyanto terpaksa
mengeluarkan kartu merah untuk Ricky Kambuaya.
Kartu
kuning kedua eks PSS Sleman itu disebabkan karena menendang perut penjaga gawang
Bhayangkara, Awan Setho. Kambuaya kalah cepat dari Awan Setho dalam menyambut
bola di kotak penalti The Guardian.
Spontan,
para pemain Bhayangkara melakukan protes keras dan mengintari Kambuaya.
Bahkan,
gelandang Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto langsung mendorong Kambuaya. Dalam
tayangan ulang, tangan dari wahyu sebo terlihat melakukan gerakan memukul
Kambuaya. Hal ini sontak membuat fans persebaya marah dan mengeluarkan
kata-kata umpatan melalui media twitter terhadap wahyu sebo.
Beruntung,
amarah Kambuaya dapat ditenangkan oleh penggawa senior Bhayangkara FC asal
Papua, Ruben Sanadi.
Pelatih
Persebaya, Aji Santoso sebenarnya menyayangkan emosi Kambuaya yang
meledak-ledak.
Tetapi, Aji
tidak mau menyalahkan anak asuhnya tersebut.
"Memang
cukup disayangkan ya Kambuaya mendapatkan kartu merah," ucap Aji Santoso,
dikutip dari BolaSport.
"Yang
pertama dia mendapatkan kartu kuning seharusnya lebih berhati-hati, tapi
mungkin memang dalam kondisi dia lari kencang mungkin susah untuk mengeremnya
akhirnya dia masuk sekalian."
Pertandingan
bola dipadukan kungfu memang sering tersaji dalam sepakbola tanah air. Ricky
Kambuaya sebenarnya sosok yang cukup tenang dan kalem ketika bermain. Sayang
dalam pertandingan melawan Bayangkara dirinya tidak sengaja membuat dua
pelanggaran keras.
Kartu merah
yang diterima kambuaya seharusnya sudah cukup dan tidak perlu diikuti aksi
tidak terpuji dari wahyu sebo. Semoga ini menjadi pelajaran bagi para pemain
Indonesia.
#rickykambuaya
#wahyusuboseto #rickykambuayapersebaya
Ricky kambuaya,
ricky kambuaya persebaya,wahyu subo seto,ricky kambuaya vs wahyu subo
seto,ricky kambuaya kartu merah,ricky kambuaya kerna kartu merah,ricky kambuaya
vs bhayangkara fc,ricky kambuaya marah,ricky kambuaya dipukul,ricky kambuaya
dipukul wahyu subo seto,bhayangkara fc vs persebaya surabaya,berita sepakbola
hari ini,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar