Rabu, 19 Januari 2022

Mengejutkan, Kalem Di Timnas, Kambuaya Justru Kena Kartu Merah Di Persebaya

Mengejutkan, Kalem Di Timnas, Kambuaya Justru Kena Kartu Merah Di Persebaya

Kambuaya kembali mendapatkan perhatian public sepakbola tanah air. sayang kali ini dirinya trending karena aksi yang bisa dikatakan kurang terpuji. Bermain tenang dan kalem selama gelaran AFF 2020, Kambuaya justru menunjukkan hal berbeda kala membela bajul ijo.

Sportindo kali ini akan membahas sosok ricky kambuaya. Sebelum lanjut ke pembahasan jangan lupa like komen dan subscribe saluran ini.

Inilah hari dimana emosi kambuaya memuncak kala mendapatkan provokasi dari wahyu sebo. Dalam lanjutan BRI liga 1, terjadi duel seru antara Persebaya Surabaya kontra Bayangkara FC. Dalam laga yang terlaksana di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (18/1/2022) ini sejatinya Persebaya Surabaya bisa unggul terlebih dahulu.

Sayang tensi pertandingan yang cukup tinggi membuat para pemain mulai bermain keras. Kambuaya kali ini menjadi peran antagonisnya. Baru bermain 18 menit, Kambuaya mendapatkan kartu kuning pertamanya, lantaran melanggar Dendi Sulistyawan dengan keras.

Persebaya sebenarnya mampu unggul lebih dulu. Tepatnya pada menit ke-45+2, gol Taisei Marukawa membuat Persebaya menutup babak pertama dengan skor 1-0.

Akan tetapi dua gol dari Melvin Platje (71') dan Ezechiel Ndouassel (86') membuat Bhayangkara FC berbalik unggul atas Persebaya.

Skor 2-1 untuk Bhayangkara FC bertahan hingga pertandingan berakhir.

Rasa frustrasi para pemain Persebaya tidak dapat ditutupi usai N'Douassel mencetak gol pada pengujung pertandingan.

Dua menit usai Bhayangkara FC berbalik unggul, wasit Sigit Budiyanto terpaksa mengeluarkan kartu merah untuk Ricky Kambuaya.

Kartu kuning kedua eks PSS Sleman itu disebabkan karena menendang perut penjaga gawang Bhayangkara, Awan Setho. Kambuaya kalah cepat dari Awan Setho dalam menyambut bola di kotak penalti The Guardian.

Spontan, para pemain Bhayangkara melakukan protes keras dan mengintari Kambuaya.

 

Bahkan, gelandang Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto langsung mendorong Kambuaya. Dalam tayangan ulang, tangan dari wahyu sebo terlihat melakukan gerakan memukul Kambuaya. Hal ini sontak membuat fans persebaya marah dan mengeluarkan kata-kata umpatan melalui media twitter terhadap wahyu sebo.

Beruntung, amarah Kambuaya dapat ditenangkan oleh penggawa senior Bhayangkara FC asal Papua, Ruben Sanadi.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso sebenarnya menyayangkan emosi Kambuaya yang meledak-ledak.

Tetapi, Aji tidak mau menyalahkan anak asuhnya tersebut.

"Memang cukup disayangkan ya Kambuaya mendapatkan kartu merah," ucap Aji Santoso, dikutip dari BolaSport.

"Yang pertama dia mendapatkan kartu kuning seharusnya lebih berhati-hati, tapi mungkin memang dalam kondisi dia lari kencang mungkin susah untuk mengeremnya akhirnya dia masuk sekalian."

Pertandingan bola dipadukan kungfu memang sering tersaji dalam sepakbola tanah air. Ricky Kambuaya sebenarnya sosok yang cukup tenang dan kalem ketika bermain. Sayang dalam pertandingan melawan Bayangkara dirinya tidak sengaja membuat dua pelanggaran keras.

Kartu merah yang diterima kambuaya seharusnya sudah cukup dan tidak perlu diikuti aksi tidak terpuji dari wahyu sebo. Semoga ini menjadi pelajaran bagi para pemain Indonesia.

 

#rickykambuaya #wahyusuboseto #rickykambuayapersebaya

 

Ricky kambuaya, ricky kambuaya persebaya,wahyu subo seto,ricky kambuaya vs wahyu subo seto,ricky kambuaya kartu merah,ricky kambuaya kerna kartu merah,ricky kambuaya vs bhayangkara fc,ricky kambuaya marah,ricky kambuaya dipukul,ricky kambuaya dipukul wahyu subo seto,bhayangkara fc vs persebaya surabaya,berita sepakbola hari ini,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar