Kamis, 20 Januari 2022

inilah 5 Pemain Naturalisasi Yang Sudah Membela Negaranya Namun Lebih Me...

Wow, Pemain Ini Ternyata Pernah perkuat Negara lain Sebelum Memutuskan Bela Tim Garuda. Siapa Saja Mereka?

Menjadi pemain timnas Indonesia merupakan impian bagi sebagian besar pemain sepakbola Indonesia. Saya katakana sebagian besar karena bisa saja ada yang tidak berminat membela timnas Indonesia. Contohnya adalah andry syahputra yang lebih memilih sumpah setia bersama timnas Qatar.

Sportindo kali ini akan membahas para pemain Indonesia yang pernah membela timnas luar negri. Sebelum lanjut ke pembahasan jangan lupa like komen dan subscribe saluran ini.

Berbicara soal sepakbola nasional nampaknya masih dalam posisi suram. Berbagai konflik datang silih berganti dan tak kunjung ada solusi. Nampaknya tidak ada yang bisa diharapkan oleh Negara yang menempati posisi 164 fifa.

Pemain asli Indonesia yang bermain diluar negri bahkan lebih memilih bermain untuk Negara lain ketimbang bermain untuk Indonesia. Tidak bisa dipungkiri, sepakbola kita memang masih sangat ketinggalan. Meskipun begitu, beberapa pemain ini justru memilih bela timnas Indonesia meskipun pernah bela negaranya. Siapa saja mereka?

1.      Cristian Gonzales

Penyerang Rans Cilegon, Cristian Gonzales merupakan pemain kelahiran Montevideo, Uruguay, 45 tahun silam. Gonzales merupakan pemain naturalisasi pertama di Indonesia. El Loco (julukan Cristian Gonzales) dinaturalisasi pada 3 November 2010. 

Nama Gonzales semakin melejit saat membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2010. Pemain yang punya nama muslim Mustafa itu sukses mencetak tiga gol di ajang kejuaraan Asia Tenggara.

Ternyata, sebelum menginjakan kaki di Indonesia, El Loco pernah dipanggil Timnas U-20 dan U-23 Uruguay. Namun saat itu dirinya bukanlah sebagai seorang striker, ia dipercaya di posisi gelandang.

“Pelatih saya dulu membiasakan pemain untuk menguasai lapangan, jadi saat ditugaskan sebagai gelandang, tidak ada masalah dengan fisik. Begitu juga di depan gawang ketika menjadi striker, harus sigap memanfaatkan peluang,” kata Gonzales dilansir Juara.

Kabarnya, Cristian Gonzales sempat bermain bersama mantan pemain Inter Milan, Alvaro Recoba di Timnas Uruguay junior.

2.      Raphael Maitimo

Pemain kelahiran Rotterdam 17 Maret 1984 itu dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2012. Jebolan Feyenoord ini tampil cukup apik di Piala AFF 2012. Pelatih Timnas Indonesia saat itu, Nilmaizar, memilih memainkan Maitimo di posisi bek kanan. 

Saat masih remaja dan belum menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Maitimo pernah berseragam Timnas Belanda junior, mulai dari U-15 sampai U-17. Bahkan ia pernah menjadi rekan setim Robin van Persie di tim Oranje Junior.

3.      Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly memulai karier sepakbolanya di negeri Kincir Angin, Belanda. Di level junior ia habiskan dengan RKSV DCG, Az Alkmaar, dan FC Utrecht. Berkat penampilan gemilangnya, Lilipaly mendapatkan promosi bermain di skuat FC Utrecht di Liga Utama Belanda.

Sama seperti Maitimo, Lilipaly juga pernah memperkuat Timnas Belanda U-15 hingga U-18. Nama Lilipaly semakin melejit saat membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016 lalu.

Total dua gol dia lesakkan untuk Garuda di ajang Piala AFF 2016. Lilipaly mencatatkan total bermain selama 624 menit di turnamen sepakbola antarnegara Asia Tenggara tersebut. 

4.      Ezra Walian

Ezra Walian resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Mei 2017. Ia dinaturalisasi untuk diproyeksikan masuk skuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2017.

Pemain kelahiran Amsterdam, 22 Oktober 1997 ini juga pernah memperkuat Timnas Belanda U-17 dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2014 sebagaimana dicatat Soccerway dan Transfermarkt.

Bahkan Ezra sukses mencetak lima gol dalam satu pertandingan kala Belanda U-17 bersua San Marino pada Oktober 2013. Ketika itu, usia Ezra masih menginjak 15 tahun.

5.      Ilija Spasojevic

Sebelum resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak Rabu (25/10/17), Spaso sapaan akrab Ilija Spasojevic sempat  berkostum Yugoslavia U-17, Serbia Montenegro U-19, dan Montenegro U-21.

Pemain berumur 30 tahun ini pernah kembali mendapatkan panggilan dari Timnas Montenegro untuk Kualifikasi Piala Dunia 2018.

"Saya sudah main untuk tiga Timnas. Yugoslavia, Serbia-Montenegro U-17 dan U-19. Saya juga membela Montenegro U-21," kata Spaso.

“Waktu saya di Malaysia, saya dapat panggilan dari federasi sepakbola Montenegro. Mereka bilang saya ada di rencana mereka untuk Kualifikasi Piala Dunia. Tapi, saya jelaskan dengan baik bahwa saya menunggu panggilan Timnas Indonesia. Saya cinta negara ini, karena masa depan saya berada di sini. Saya bicara dengan federasi, dia terima dengan baik,” pungkas Spaso.

Illja Spasojevic menjalani debut bersama Timnas Indonesia saat mendapat Suriah U-23 pada Sabtu (28/11/17) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi.

Itulah para pemain timnas Indonesia yang pernah membela Negara lain. menurutmu kenapa mereka lebih memilih Indonesia? Padahal sudah pernah membela negaranya ketika junior? Tulis pendapatmu di kolom komentar


Tidak ada komentar:

Posting Komentar