Wow, Pemain Ini Ternyata Pernah perkuat Negara lain Sebelum
Memutuskan Bela Tim Garuda. Siapa Saja Mereka?
Menjadi
pemain timnas Indonesia merupakan impian bagi sebagian besar pemain sepakbola
Indonesia. Saya katakana sebagian besar karena bisa saja ada yang tidak
berminat membela timnas Indonesia. Contohnya adalah andry syahputra yang lebih
memilih sumpah setia bersama timnas Qatar.
Sportindo kali ini akan membahas para pemain Indonesia yang
pernah membela timnas luar negri. Sebelum lanjut ke pembahasan jangan lupa like
komen dan subscribe saluran ini.
Berbicara
soal sepakbola nasional nampaknya masih dalam posisi suram. Berbagai konflik
datang silih berganti dan tak kunjung ada solusi. Nampaknya tidak ada yang bisa
diharapkan oleh Negara yang menempati posisi 164 fifa.
Pemain asli
Indonesia yang bermain diluar negri bahkan lebih memilih bermain untuk Negara
lain ketimbang bermain untuk Indonesia. Tidak bisa dipungkiri, sepakbola kita
memang masih sangat ketinggalan. Meskipun begitu, beberapa pemain ini justru
memilih bela timnas Indonesia meskipun pernah bela negaranya. Siapa saja
mereka?
1.
Cristian Gonzales
Penyerang Rans
Cilegon, Cristian Gonzales merupakan pemain kelahiran Montevideo, Uruguay, 45
tahun silam. Gonzales merupakan pemain naturalisasi pertama di Indonesia. El
Loco (julukan Cristian Gonzales) dinaturalisasi pada 3 November 2010.
Nama
Gonzales semakin melejit saat membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2010.
Pemain yang punya nama muslim Mustafa itu sukses mencetak tiga gol di ajang
kejuaraan Asia Tenggara.
Ternyata,
sebelum menginjakan kaki di Indonesia, El Loco pernah dipanggil Timnas U-20 dan
U-23 Uruguay. Namun saat itu dirinya bukanlah sebagai seorang striker, ia
dipercaya di posisi gelandang.
“Pelatih
saya dulu membiasakan pemain untuk menguasai lapangan, jadi saat ditugaskan
sebagai gelandang, tidak ada masalah dengan fisik. Begitu juga di depan gawang
ketika menjadi striker, harus sigap memanfaatkan peluang,” kata Gonzales
dilansir Juara.
Kabarnya,
Cristian Gonzales sempat bermain bersama mantan pemain Inter Milan, Alvaro
Recoba di Timnas Uruguay junior.
2.
Raphael Maitimo
Pemain
kelahiran Rotterdam 17 Maret 1984 itu dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas
Indonesia di Piala AFF 2012. Jebolan Feyenoord ini tampil cukup apik di Piala
AFF 2012. Pelatih Timnas Indonesia saat itu, Nilmaizar, memilih memainkan
Maitimo di posisi bek kanan.
Saat masih
remaja dan belum menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Maitimo pernah
berseragam Timnas Belanda junior, mulai dari U-15 sampai U-17. Bahkan ia pernah
menjadi rekan setim Robin van Persie di tim Oranje Junior.
3.
Stefano Lilipaly
Stefano
Lilipaly memulai karier sepakbolanya di negeri Kincir Angin, Belanda. Di level
junior ia habiskan dengan RKSV DCG, Az Alkmaar, dan FC Utrecht. Berkat
penampilan gemilangnya, Lilipaly mendapatkan promosi bermain di skuat FC
Utrecht di Liga Utama Belanda.
Sama
seperti Maitimo, Lilipaly juga pernah memperkuat Timnas Belanda U-15 hingga
U-18. Nama Lilipaly semakin melejit saat membela Timnas Indonesia di ajang
Piala AFF 2016 lalu.
Total dua
gol dia lesakkan untuk Garuda di ajang Piala AFF 2016. Lilipaly mencatatkan
total bermain selama 624 menit di turnamen sepakbola antarnegara Asia Tenggara
tersebut.
4.
Ezra Walian
Ezra Walian
resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Mei 2017. Ia dinaturalisasi
untuk diproyeksikan masuk skuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 di ajang
SEA Games 2017.
Pemain
kelahiran Amsterdam, 22 Oktober 1997 ini juga pernah memperkuat Timnas Belanda
U-17 dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2014 sebagaimana dicatat Soccerway dan
Transfermarkt.
Bahkan Ezra
sukses mencetak lima gol dalam satu pertandingan kala Belanda U-17 bersua San
Marino pada Oktober 2013. Ketika itu, usia Ezra masih menginjak 15 tahun.
5.
Ilija Spasojevic
Sebelum
resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak Rabu (25/10/17), Spaso sapaan
akrab Ilija Spasojevic sempat berkostum Yugoslavia U-17, Serbia Montenegro
U-19, dan Montenegro U-21.
Pemain
berumur 30 tahun ini pernah kembali mendapatkan panggilan dari Timnas Montenegro
untuk Kualifikasi Piala Dunia 2018.
"Saya
sudah main untuk tiga Timnas. Yugoslavia, Serbia-Montenegro U-17 dan U-19. Saya
juga membela Montenegro U-21," kata Spaso.
“Waktu saya
di Malaysia, saya dapat panggilan dari federasi sepakbola Montenegro. Mereka
bilang saya ada di rencana mereka untuk Kualifikasi Piala Dunia. Tapi, saya
jelaskan dengan baik bahwa saya menunggu panggilan Timnas Indonesia. Saya cinta
negara ini, karena masa depan saya berada di sini. Saya bicara dengan federasi,
dia terima dengan baik,” pungkas Spaso.
Illja
Spasojevic menjalani debut bersama Timnas Indonesia saat mendapat Suriah U-23
pada Sabtu (28/11/17) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi.
Itulah para
pemain timnas Indonesia yang pernah membela Negara lain. menurutmu kenapa
mereka lebih memilih Indonesia? Padahal sudah pernah membela negaranya ketika
junior? Tulis pendapatmu di kolom komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar