Tidak Hanya Pratama Arhan, Inilah Daftar
Pemain ASEAN Yang Bermain Di J2 League Musim ini!
Pratama arhan resmi bergabung dengan klub jepang. Tokyo
Verdy berhasil mendapatkan jasa sang pemain dengan status bebas transfer.
Berita ini sekaligus menjawab teka-teki masa depan sang pemain. Arhan menyusul
pemain ASEAN lain untuk hijrah ke liga dua jepang.
Sepakbola ASEAN akhir-akhir ini mulai menunjukkan
perkembangan. Sumberdaya manusia dan pangsa pasar yang tinggi membuat liga top
ASIA mulai melirik para pemain ASEAN. Saat ini, baik liga korea maupun liga
jepang memiliki aturan khusus untuk pemain dari ASIA Tenggara. Liga 2 jepang
contohnya, mereka tidak memberikan batasan pemain asing bagi tiap klub.
Klub J2 League bebas memberikan kontrak para pemain
yang berasal dari, Thailand, Vietnam, Myanmar, Malaysia, Kamboja, Singapura,
Indonesia, dan Qatar. Klub bebas mengontrak dan memainkan berapapun pemain dari
negara-negara tersebut.
Regulasi ini dibuat bukan tanpa alasan. J league dan
Asosiasi sepakbola jepang ingin menambah jumlah penonton dan memajukkan
sepakbola negara-negara tetangga. Regulasi yang cukup menguntungkan kedua belah
pihak. Jepang mendapatkan kepopuleran, sedangkan pemain ASEAN mendapat
kesempatan mencicipi atmosfer sepakbola negara maju.
Kini, beberapa pemain asean sudah bermain di j2 league.
Selain pratama arhan, inilah daftar pemain ASEAN yang bergabung dengan klub
liga 2 Jepang.
1.
Sittichok Paso
( Thailand, FC Ryukyu)
Sittichok paso
merupakan pemain Thailand yang sudah lama bermain di liga jepang. Sittichok
sudah bermain di liga jepang sejak desember 2016. Bersama dengan worachit
Kanitsribampen, mereka mengikuti J-League Open Trials. Ini merupakan program
terbuka untuk para pemain Asean.
Kenapa ya dulu
tidak ada pemain Indonesia yang ikut program ini? Ada yang tau?
Sittichok kala
itu berhasil menarik perhatian Kagoshima United. Klub liga 3 jepang. Sittichok
kemudian menandatangani kontrak pinjaman dari chonburi United ke Kagoshima
United. Setelah kontrak habis, sittichok kembali bermain bersama Chonburi
United.
Masih berusia
muda, Chonburi kemudian meminjamkan sang pemain ke FC Ryukyu. Pada 19 januari
2021, Sittichok resmi bergabung dengan Fc Ryukyu dengan status pemain pinjaman.
Bersama FC
Ryukyu, sang pemain baru mencatatkan 4 penampilan atau 54 menit saja. Meskipun
jarang mendapatkan kepercayaan, Sittichok mendapat kontrak hingga musim 2022.
2.
Vu Hong Quan
(Vietnam, FC Ryukyu)
Vu Hong Quan
merupakan pemain Vietnam yang sedang mencoba peruntungan di negeri orang.
Berbeda dengan bintan timnas Vietnam Nguyen Quang Hai yang menolak tawaran klub
luar negri. Vu Hong Quan bukanlah pemain timnas Vietnam. Dirinya dapat bermain
diliga 2 jepang berkat kerjasama Saigon FC dengan FC Tokyo. Kedua klub
bekerjasama untuk mengembangkan bakat pemain Vietnam.
Pada musim
2022 Saigon FC mengirim 4 pemain mudanya untuk bermain di liga jepang. 4 pemain
tersebut adalah Vu Hong Quan, Pham van Luan, Nguyen Van Son, dan Bui Ngoc Long.
Vu dan Pham bermain untuk Fc ryukyu di J2 League, sedangkan Nguyen van Son dan
Bui Ngoc Long bermain di liga tiga jepang bersama Azul Claro Numazu.
Vu dan Pham
saat ini berstatus sebagai pemain pinjaman Saigon Fc Untuk FC Ryukyu. Kontrak
kedua pemain ini akan berakhir pada Januari 2023 mendatang. FC Ryukyu dapat
memperpanjang kontrak sang pemain jika keduanya bermain apik di liga jepang.
Program
kerjasama dua klub seperti ini perlu di ikuti klub-klub tanah air untuk membuka
kesempatan para pemain muda berkarir di luar negri. Apakah kalian setuju? Atau
sudah ada klub Indonesia yang bekerjasama dengan klub luar negri? Tulis jawabanmu
dikolom komentar.
3.
Tabinas
Bersaudara (Philipina, Mito Hollyhock)
Tabinas
bersaudara merupakan pemain philipina yang lahir dijepang. Jefferson Tabinas
dan Paul Tabinas memiliki orangtua asal philipina dan Ghana. Jefferson tabinas
merupakan kakak kandung dari paul tabinas. Jefferson tabinas kini berusia 23
tahun dan sudah melakukan debut bersama the azkals. Jefferson melakukan debut
pada 7 juni 2021 saat dikalahkan china dalam lanjutan kualifikasi piala dunia
2021.
Lahir di
jepang membuat sang pemain akrab dengan liga jepang. Jefferson saat ini
bergabung dengan Mito Hollyhock dan telah mencatatkan 15 penampilan musim lalu.
Sebelum bergabung dengan Mito Hollyhock, jeferson pernah membela klub J league
(Kawasaki Frontale). Sayang, dirinya sulit mendapatkan menit bermain sehingag
harus dipinjamkan ke FC Gifu serta Gamba Osaka U-23.
Secara permainan, liga dua jepang bisa dikatakan lebih
baik dari liga Indonesia maupun liga-liga negara ASEAN. Para pemain ASEAN yang
bermain di liga dua jepang masih kesulitan tembus tim inti. Alhasil mereka
harus terus berjuang untuk mendapatkan kepercayaan sang pelatih.
Semoga pratama arhan mampu bersaing dengan para pemain
Tokyo verdy. Menjadi pemain inti di Liga dua jepang dapat membuka jalan sang
untuk bermain di J League. Menurutmu, apakah arhan mampu tembus J League, atau
justru mengikuti para pendahulunya seperti Irfan Bachdim dan Stefano lilipaly?
Tulis pendapatmu di kolom komentar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar