FIFA BERENCANA MEMASUKKAN PIALA AFF KE DALAM KALENDER FIFA
Setelah
sempat tertunda karena pandemic, Piala AFF Suzuki Cup 2020 akhirnya digelar.
Pagelaran paling bergengsi di asia tenggara ini/ dilaksanakan pada tahun 2021.
Singapura dipercaya menjadi tuan rumah pada gelaran dua tahunan ini.
Sebelum
piala aff digelar/ banyak permasalahan yang dihadapi tim peserta. Tim peserta
Kesulitan/ memanggil pemain yang berkarier di dalam maupun luar negri. Pada
awal turnamen// Indonesia kesulitan memanggil egy maulana vikri yang berkarir
di eropa.
Egy tidak
diperbolehkan FK senica/ karena masih dibutuhkan oleh tim untuk mengarungi
kompetisi liga Slovakia 2021. Tidak hanya egy, beberapa pemain liga 1 seperti,
ernando ari, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, hingga rizki dwi juga sulit hadir
tepat waktu.
Sejatinya, FIFA
mengharuskan klub melepas pemain untuk membela timnas. Sayangnya/ AFF tidak
masuk kalender FIFA. Hal inilah yang membuat beberapa klub berhak menolak
panggilan timnas.
Presiden
FIFA Gianni Infantino, membuka peluang Piala AFF untuk masuk kalender FIFA.
Langkah tersebut dilakukan agar semua negara yang mengikuti ajang ini/ bisa
diperkuat pemain terbaiknya.
PELUANG MASUK KALENDER FIFA
Piala AFF
merupakan turnamen resmi dan paling ditunggu public ASEAN. Kurangnya prestasi
serta jarang tampil di piala ASIA menjadi alasan utama. Masyarakat hanya mampu
melihat timnas berlaga pada piala AFF saja.
Sayangnya,
FIFA tidak menjadikan AFF sebagai turnamen resmi. Piala AFF hanya dianggap
pertandingan persahabatan biasa dengan bobot poin yang sangat kecil. Tim
Pemenang laga hanya mendapatkan tambahan 5 poin saja. Masih kalah dengan
pertandingan persahabatan resmi yang mencapai 10 poin.
Meski tidak
masuk kalender FIFA, animo masyarakat tetap tinggi. Pada laga final 2010 silam,
jumlah penonton mencapai 192 juta. Jumlah penduduk yang besar serta animo
tinggi masyarakat / kabarnya membuat FIFA berfikir untuk memasukkan piala AFF
kedalam kalender resmi FIFA.
"Piala
AFF adalah turnamen yang menyatukan seluruh Asia Tenggara. Saya tahu ada lebih
dari 200 juta orang mengikuti Piala AFF 2018 yang merupakan jumlah
fantastis," kata Infantino, dilansir dari Tien Phuong, Selasa (7/12/2021).
Selain
animo tinggi masyarakat, Infantino menambahkan bahwa kawasan ASEAN merupakan
salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia serta memiliki potensi sepakbola
yang luar biasa.
"ASEAN
juga merupakan kawasan dengan ekonomi terbesar ke-5 di dunia. Jadi, potensi
perkembangan sepakbola di sini sangat besar,” katanya.
Apabila AFF
Resmi masuk kalender FIFA tentu menjadikan pagelaran dua tahunan ini semakin
semarak. Para pemain terbaik juga mampu tampil dalam gelaran piala AFF. Tidak
hanya itu, poin kemenangan juga mampu mendongkrak posisi tim-tim asean pada
rangking FIFA.
Patut di
tunggu, lebih cepat Indonesia juara piala AFF atau AFF masuk kelender resmi
fifa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar