KETUM PSSI:
"Saya usahakan bisa
turun ke tempat ganti pakaian, saya sedang izin ke AFF. Main bagus semuanya,
Asnawi dan Egy Maulana Vikri luar biasa. Evan Dimas, kamu top," imbuh
Iriawan.
Politik memang tidak pandang
bulu, semua digunakan untuk hasrat berkuasa. Mulai dari agama, hingga olahraga!
Kali
ini sportindo akan membahas keinginan iwan bule masuk ke ruang ganti timnas
pada leg kedua final aff 2020. Sebelum masuk pada pembahasan jangan lupa like,
komen. Dan subscribe ya guys.
Sudah menjadi kebiasaan
masyarakat Indonesia menyambut kabar baik lolosnya timnas Indonesia ke partai
final aff Suzuki cup 2020. Setiap kali timnas lolos/ banyak sekali pihak yang
memanfaatkan hal ini.
Media iklan/ biasa bergerak
cepat menggaet bintang iklan baru, acara joget yang menjadikan punggawa timnas
bintang tamu, hingga para politisi yang membuat poster besar dengan wajah
terpampang disana.
Seolah menjadi budaya yang
lumrah/ hal ini terus diulangi. Beberapa pejabat mulai menunjukkan eksistensi
mereka. Salah satunya Iwan bule/ selaku ketua pssi, beliau berencana masuk
ruang ganti pemain.
Selain itu, menpora juga
tidak kalah sangar. Tidak memiliki kepentingan dalam tubuh pssi beliau justru
memberikan pernyataan nyleneh. Beliau menjamin bahwa kontrak shin tae yong
aman. Hal ini seperti pencitraan saja/ karena sejatinya menpora tidak punya
wewenang untuk melakukan intervensi
dalam tubuh pssi. Kontrak shin tae yong secara professional tentu berada
dibawah kepengurusan pssi beserta jajarannya.
Wah
makin aneh saja ya pejabat kita.
Rencana iwan bule.
Kembali pada topic utama,
iwan bule baru saja melakukan video call dengan dua kapten tim garuda. Iwan
bule memberikan support kepada asnawi dan evan dimas melalui media maya.
Melalui unggahan instagramnya, iwan bule menyampaikan keinginannya untuk masuk
ruang ganti pemain.
“Saya usahakan bisa turun ke tempat ganti
pakaian, saya sedang izin ke AFF. Main bagus semuanya, Asnawi dan Egy Maulana
Vikri luar biasa. Evan Dimas, kamu top," imbuh Iriawan.
Hasil
postingan Iwan bule tentang keinginannya masuk ruang ganti nampaknya mendapat
respon negative para netizen. Netizen Indonesia yang budiman serta terkenal
ramah dan sopan nampaknya memiliki pendapat lain.
Keinginan
semacam ini hanya akan menganggu konsentrasi timnas Indonesia. Motivasi dan
support nampaknya sudah cukup diberikan shin tae yong saja. Pelatihlah yang
berhak serta layak melakukan hal itu semua.
Ketidakpuasan
netizen terhadap niat baik PSSI// nampaknya berbanding lurus dengan aturan yang
diterapkan AFF.
Seperti
kita ketahui bersama, gelaran AFF dilaksanakan secara terpusat di singapura
dengan penerapan sistem buble yang ketat. Sistem
Bubble' adalah keadaan dimana para peserta yang terdiri dari atlet, pelatih,
official, panitia, media dan pendukung lain yang telah terdaftar berada
ditempat yang sama selama turnamen berlangsung.
Aturan ini
tentu saja akan membuat kemungkinan sang ketua masuk ruang ganti kecil. Apalagi
Iwan tidak terdaftar sebagai Official tim nasional Indonesia. Jadi dapat
disimpulkan bahwa keinginan iwan bule tidak akan diberi ijin pihak aff.
Hal itu tertuang
dalam pasal 32 ayat 2/ regulasi Piala AFF 2020 soal Delegasi Tim: "Setiap
tim dilarang mengizinkan orang tidak berwenang atau orang yang tidak memiliki
kartu akreditasi masuk ke ruang ganti tim, lapangan, atau area terkendali
lainnya"
Berdasrakan
hal ini kita bisa agak tenang menanggapi berita yang ada. Selain itu kita tetap
kawal timnas Indonesia tanpa euphoria yang berlebihan. Ayo dukung garuda jadi
juara!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar